Friday, February 17, 2012

cahaya di lorong kehidupan




ajak aku pergi dengan keluhan mu
ajak aku pergi dengan kekurangan mu
percaya memulai kehidupan dengan kepedihan

berjalan selangkah demi langkah
di sebuah lorong kegelapan
mencari sebuah titik cahaya di depan
mencari dan terus mencari

saat menyadari kau genggam erat tangan ini
perasaan nyaman yang aku rasakan
dan saat kau melepasnya
perasaan sedih yang ku rasa

sanggupkah aku berjalan terus kedepan
tanpa arah dan tujuan
berjalan dan terus berjalan
fokus kedepan tanpa melihat kebelakang

liku kaki berpijak
dengan hadapan kegelapan
kutemukan titik cahaya kedepan
dengan tujuan masa depan

No comments:

Post a Comment